China Bakal Jadikan Xi Jinping Presiden Seumur Hidup

Mao Zedong adalah orang berpengaruhdi China karena merupakan pendiri negara China modern. Hanya saja kini masyarakat Tiongkok kemungkinan bakal memiliki sosok berpengaruh lain yang setara dengan Zedong yakni Presiden Xi Jinping. Jinping kini dianggap sebagai dewa di antara para pemimpin China. Hanya dalam waktu 20 tahun, Jinping dimungkinkan bisa berkuasa selama dia kehendaki layaknya kaisar dan membentuk ulang China sesuai keinginannya.

 

Karier politik Jinping bermula sebagai sekretaris partai tingkat daerah pada 1969 saat berusia 16 tahun. 30 tahun berselang, Jinping menjadi Gubernur Fujian di tahun 1999. Semakin meningkat, Jinping pun jadi kepala partai di provinsi Zhejing tahun 2002 sebelum akhirnya menjabat posisi sama di Shanghai tahun 2007 sekaligus jadi anggota Komite Tetap Politburo. Dikenal sebagai sosok yang anti korupsi dan memberantas korupsi besar-besaran hingga lebih dari satu juta orang dihukum, serta seruan revitalisasi partai, Jinping sukses jadi Presiden di tahun 2013.

 

Lima tahun berkuasa, Jinping digadang-gadang sebagai pemimpin China terkuat. Bahkan seiring kekuasaan Jinping yang terus menguat, China sampai melakukan sensor terhadap huruf N dan dua buku karya George Orwell sekaligus sejumlah frasa tertentu di internet. Jinping kini ada di gerbang kekuasaan seumur hidup setelah mengisi pos-pos pejabat Togel online senior tanpa ada sosok yang berpotensi menggantikannya, seperti dilansir CNN Indonesia.

 

China Digital Times melaporkan sejumlah frasa yang disensor seperti sepuluh ribu tahun, tak setuju, Xi Zedong, tak tahu malu, panjang umur, kultus kepribadian, emigrasi dan keabadian. Bahkan nama Yuan Shikai selaku komandan Dinasti Qing yang gagal mengembalikan monarki China resmi dilarang. Sementara untuk huruf N yang disensor, diduga karena ketakutan pemerintah bahwa N diartikan dengan ‘n masa jabatan’.

 

Konstitusi, Parlemen dan Partai Komunis Dukung Jinping

 

Langkah Jinping jadi diktator paling berpengaruh di China terbuka setelah nama dan ide politiknya diabadikan dalam konstitusi oleh Partai Komunis China. Dalam rangkaian kongres lima tahunan sejak Oktober 2017, partai penguasa itu menyetujui amandemen konstitusi yang langsung menuliskan nama Jinping dan gagasan politiknya sebagai dasar negara China.

 

Bukan cuma itu saja, Partai Komunis China juga mengajukan penghapusan masa jabatan Presiden yang membuat Jinping berpeluang terus menjabat saat seharusnya lengser di 2023. Dalam pasal konstitusi itu, seseorang tidak boleh jadi Presiden lebih dari dua periode lima tahunan berturut-turut. Namun Partai Komunis China berniat menghapusnya demi memuluskan niat Jinping sang ketua partai sebagai Presiden seumur hidup China.

 

Tak berhenti di situ, sebagian besar anggota parlemen China menyetujui amandemen konstitusi yang semakin memperkuat kekuasaan Jinping. Dilaporkan sebanyak 2.964 surat suara dari 3.000 anggota delegasi Kongres Rakyat Nasional (NPC) setuju melakukan perubahan konstitusi kontroversial seperti penghapusan maksimal masa jabatan Presiden.

 

Foto Yesus di China Diganti Presiden Xi

 

Dengan kepastian bahwa Jinping masih akan lama memimpin China, banyak pihak yang mengkritisi hal itu. Bahkan China kini dibandingkan dengan Korea Utara yang dipimpin oleh dinasti penguasa. Namun sepertinya pesona Jinping sudah membius masyarakat China. Bahkan ribuan warga Kristen di wilayah pedesaan miskin kawasan China bagian tenggara mengganti gambar Yesus dengan poster Presiden Xi.

 

Media South China Morning Post melaporkan bahwa aksi ini bagian dari program pengentasan kemiskinan. Aksi ini sekaligus juga mengubah para pengikut agama jadi pengikut partai di kalangan masyarakat China.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *