‘THE SHAPE OF WATER’, Film Fantasi Yang Boyong Oscar

90th Academy Awards 2018sudah berlangsung pada Minggu (4/3) pekan lalu di Dolby Theatre atau hari Senin (6/3) waktu Indonesia. Yang menarik, peraih supremasi tertinggi industri film dunia tahun ini sebagai Film Terbaik adalah THE SHAPE OF WATER.Film arahan sutradara Meksiko, Guillermo del Toro ini meraih empat Oscar lain termasuk kategori Best Director, Best Score dan Best Art Direction.

 

Kemenangan THE SHAPE OF WATER ini seolah mengulang MILLION DOLLAR BABY (2005) yang berjaya di Oscar padahal dirilis bulan Desember. Del Toro berhasil mengalahkan Jordan Peele (GET OUT), Greta Gerwig (LADY BIRD), Paul Thomas Anderson (PHANTON THREAD) dan Christopher Nolan (DUNKIRK). Kemenangan THE SHAPE OF WATER seolah membuktikan kalau film bergenre fantasi tak bisa diremehkan dalam Academy Awards, terutama sejak kemenangan fantastis THE LORD OF THE RINGS: RETURN OF THE KING yang meraih 11 Oscar.

 

“Sejak menggarap film ini, kami benar-benar serius sejak awal. Genre fantasi bukan hal yang remeh, terlihat bagaimana malam ini Oscar berpihak pada THE SHAPE OF WATER. Aku berharap ada filmmaker di luar sana yang awalnya ragu membuat film seperti ini, lantas tak patah arang untuk melanjutkannya,” jelas del Toro seperti dilansir detikhot.

 

THE SHAPE OF WATER sendiri mengambil setting para masa perang dingin Amerika dan Rusia sekitar tahun 1962. Adalah Ellisa (Sally Hawkins), pekerja kebersihan laboratorium penelitian Amerika yang bisu dan menemukan monster amfibi (Doug Jones) di dalam tank air laboratorium. Tidak takut, Ellisa pun menjalin pertemanan dan pengalaman cinta erotis dengan sang monster.

 

‘THE SHAPE OF WATER’ Raih Rp 1,8 T Secara Global

 

Dalam kurun waktu beberapa tahun terakhir, Oscar memang memberikan penghargaan Film Gadispoker Terbaik kepada film-film yang dipandang kurang laris di pasaran. Sebut saja bagaimana MOONLIGHT yang cuma meraih USD 49,9 juta, SPOTLIGHT dengan USD 43,3 juta dan BIRDMAN meraih USD 103 juta secara global. Nasib berbeda didapatkan THE SHAPE OF WATER.

 

Sekedar informasi, film yang didistribusikan Fox Searchlight ini mampu meraup USD 57,4 juta di bioskop domestik dan berjaya hingga USD 72,5 juta dari peredarannya di luar negeri. Jika digabungkan, THE SHAPE OF WATER sudah mengumpulkan USD 130,9 juta (sekitar Rp 1,8 triliun) secara global. Box office ini dianggap sebagai yang terbesar sebagai Best Picture setelah ARGO yang lima tahun lalu meraih USD 232 juta dari peredarannya di dunia.

 

‘THE SHAPE OF WATER’ Sempat Dituding Plagiat

 

Sebagai film terbaik, THE SHAPE OF WATER memang tak lepas dari pembicaraan banyak orang. Hanya saja isu negatif berhembus saat tudingan muncul jika THE SHAPE OF WATER meniru film LET ME HEAR YOU WHISPER yang sudah dirilis tahun 1969 itu. Dalam film yang ide ceritanya berasal dari del Toro itu, kisahnya mengenai monster bersisik misterius yang hidup dalam air. Sementara LET ME HEAR YOU WHISPER fokus pada lumba-lumba. Namun kedua film beda zaman itu memiliki elemen karakter dan tema yang dianggap mirip.

 

Tak heran kalau akhirnya perwakilan Paul Zindel yang menulis kisah LET ME HEAR YOU WHISPER menuding kalau THE SHAPE OF WATER menjiplak. Hanya saja del Toro membantah tudingan itu dan menyebut kalau THE SHAPE OF WATER terinspirasi kisah amfibi humanoid dalam CREATURE FROM THE BLACK LAGOON yang diubah jadi kisah cinta.